Stefano Pioli Sanjung Performa Inter Milan

Inter Milan pada giornata ke 21 Serie A Italia sukses memetik kemenangan tipis 0-1 ketika bertandang ke Stadio Renzo Barbera, markas Palermo. Satu-satunya gol dalam laga tersebut diciptakan oleh Joao Mario di menit ke 65, setelah mampu memanfaatkan umpan silang dari Candreva.

Stefano Pioli

Stefano Pioli bahagia dengan performa Inter Milan kala menaklukkan perlawanan Palermo

Kemenangan tersebut membuat I Nerazzurri naik ke peringkat kelima dengan raihan 39 poin. Terpaut satu angka dari Lazio yang menduduki posisi keempat dan berselisih sembilan poin dari Juventus yang hingga saat ini masih sangat kokoh di puncak klasemen.

Tak hanya itu saja, La Beneamata juga sukses mencatatkan delapan laga dengan kemenangan di semua ajang. Atau kemenangan keenam di kancah liga domestik secara beruntun.

Meskipun Inter Milan meraih kemenangan tipis ditangan Rosanero, namun sang pelatih Stefano Pioli memberikan pujian kepada para anak asuhnya yang telah bekerja keras dalam laga tersebut. Ia juga merasa puas, meskipun pada pertandingan itu dirinya sempat diusir dari bangku cadangan oleh sang pengadil lapangan.

“Saya merasa puas akan performa tim yang tampil sangat luar biasa. Kami sukses mempersempit ruang gerak para pemain lawan yang tak mampu melesakkan satu tembakan pun yang mengarah ke gawang. Itu catatan yang sungguh diluar perhitungan,”

“Mengenai pengusiran, wasit menilai bahwa saya keluar dari area teknik. Padahal saat itu laga tengah berhenti. Jadi, saya mengira bahwa hal tersebut tak menjadi masalah. Namun, kejadian itu menjadi pelajaran bagi saya dan saat ini saya harus menanggung risikonya,”

“Saya juga mengira bahwa Cristian Ansaldi tak pantas untuk mendapatkan hadiah kartu merah. Karena menurut saya, Ia telah berusaha untuk berhenti agar tak terjadi benturan, karena memang lapangan tengah diguyur hujan dan menjadikannya licin. Tapi, itu adalah tugas sang pengadil lapangan,”

“Saat ini, kami tengah mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya yang sangat penting. Dimana kita harus melawan Pescara, Lazio sebelum berjumpa dengan sang juara bertahan Juventus,” ungkap pelatih mantan Bologna.

Joao Mario Puji Kedatangan Pioli

Joao Mario yang merupakan pencetak gol satu-satunya pada laga antara Palermo melawan Inter Milan pada hari Minggu lalu tersebut memberikan pujian kepada pelatih anyar timnya, Stefano Pioli. Menurutnya, kedatangan Pioli ke klub memberikan dampak yang luar biasa bagi para pemain.

Joao Mario

Joao Mario memberi pujian terhadap sosok kepelatihan Stefano Pioli

“Kemenangan ini sangatlah penting bagi kami semua. Karena memang kami bekerja keras untuk meraih hasil maksimal. Namun, hal tersebut tak terlepas dari peran Pioli yang menjadikan permainan kami lebih berkualitas. Dia juga paham betul mengenai sepakbola Italia. Jadi, kami semua para pemain merasa senang akan kehadirannya,” ungkap pemain berkebangsaan Portugal.

Inter Lepas Lima Pemain Senior

Pada pekan ini, rencananya pihak manajemen Inter Milan akan melepas lima pemain seniornya sebelum bursa transfer musim dingin bulan Januari ini ditutup. Sejumlah media setempat melaporkan bahwa para petinggi I Nerazzurri tengah mengerjakan sejumlah hal yang terkait akan rencananya tersebut.

Andrea Ranocchia

Andrea Ranocchia termasuk salah satu dari kelima pemain senior Inter Milan yang akan dilepas pada bulan Januari ini

Adapun lima pemain senior yang akan dilepas oleh pihak klub yakni Jonathan Biabiany, Senna Miangue, Assane Gnoukouri, Davide Santon dan nama terakhir yakni Andrea Ranocchia.

Namun Gnoukouri dikabarkan akan berjumpa dengan pihak Palermo untuk membicarakan kemungkinan sang pemain hijrah pada bulan Januari ini. Sedangkan Ranocchia yang sempat menjadi kapten tim juga telah mendapatkan beberapa tawaran dari tim-tim Liga Primer Inggris, bahkan nama Chelsea dan Tottenham Hotspur dikabarkan tertarik. Sementara tiga pemain lainnya belum diketahui akan bermain di klub mana.

Allegri: Kami Banyak Melakukan Kesalahan

Serie A pekan ke 20 yang akan ditutup dengan laga antara Milan melawan Torino pada Selasa dinihari nanti, sedikit memberikan kejutan. Pasalnya, sang juara bertahan lima kali berturut-turut, Juventus harus takluk saat bertandang ke Stadio Artemio Franchi, Firenze markas Fiorentina dengan skor tipis 2-1. Sang manajer Bianconeri, Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa timnya melakukan banyak kesalahan. Dirinya pun merasa kecewa akan hasil tersebut.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri kecewa atas kekalahan timnya atas Fiorentina

“Kami melakukan pekerjaan tak seperti biasanya. Kami bermain kurang baik di babak pertama. Namun di paruh kedua, kami mampu memperbaiki performa walaupun pada akhirnya kami harus menelan kekalahan. Ini terasa pahit untuk kami semua, lantaran kami melakukan banyak kesalahan sepanjang pertandingan dan harus di bayar mahal,”

Namun, meskipun si Nyonya Tua menelan kekalahan, posisinya masih tak tergoyahkan sebagai pemuncak klasemen dengan raihan 45 poin. Tapi, kini selisih dengan AS Roma yang pada Minggu dinihari lalu mampu membawa pulang poin penuh kala bertandang ke Dacia Arena, markas Udinese menjadi satu poin saja.

Selisih angka tersebut masih dapat bertambah, lantaran Juve masih mengantongi satu pertandingan melawan Crotone pada matchday 18 lalu yang harus tertunda kala pasukan Putih Hitam melakoni partai final Super Coppa Italiana melawan AC Milan di Doha, Qatar yang pada akhirnya Rossoneri mampu keluar sebagai juara melalui babak adu penalti. Adapun rencana laga tunda tersebut akan dihelat pada tanggal 19 Februari 2017 mendatang di Stadio Ezio Scida.

“Kini, AS Roma dan Napoli tepat berada di belakang kami. Mereka terus bekerja keras untuk meraih kemenangan demi menempel posisi kami di puncak klasemen. Sehingga, pertarungan gelar juara akan berlangsung hingga akhir musim. Namun yang pasti, kami telah belajar dari kekalahan ini,”

“Kami akan terus melakukan perbaikan demi mampu kembali ke jalur kemenangan. Tak cukup untuk kami bermain dengan kekuatan penuh 100 persen. Lantaran, lawan-lawan kami akan memberikan kekuatan lebih demi mengalahkan kami. Jadi, kami akan berikan kekuatan lebih dari biasanya untuk meraih kemenangan di setiap pekannya,” ungkap manajer asal Italia.

Paulo Sousa Senang Akan Kemenangan Atas Juventus

Sementara itu, manajer Fiorentino Paulo Sousa mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang akan hasil kemenangan melawan tim juara bertahan Juventus dan memberikan hadiah manis bagi para fans yang hadir memenuhi stadion. Hasil positif tersebut sekaligus memutus tren negatif yang tak pernah menang kala berhadapan dengan Juve sejak musim 2013 lalu.

Paulo Sousa

Paulo Sousa bahagia akan hasil maksimal kala berhadapan dengan Juventus

“Senang rasanya mampu mengalahkan mereka (Juventus) yang merupakan juara bertahan dan tim favorit untuk kembali meraih gelar juara di musim ini. Penampilan tim yang sangat bergairah menjadi kunci kemenangan kami. Apabila kami terus mampu bermain seperti ini, bukan tak mungkin kami tak terkalahkan,”

“Tentu kami akan berusaha untuk mempertahankan performa apik ini disetiap minggunya demi meraih hasil maksimal. Dengan demikian, akhir musim akan berbeda,” tutup Sousa.

Gonzalo Rodriguez Bahagia Kalahkan Tim Besar

Senada dengan Sousa, kapten tim Fiorentina Gonzalo Rodriguez juga merasa bahagia bahwa timnya mampu mengalahkan tim besar sekelas Juventus yang saat ini merupakan salah satu tim terbaik di Eropa.

Gonzalo Rodriguez

Gonzalo Rodriguez senang mampu kalahkan Juventus

“Mereka (Juventus) adalah tim besar untuk saat ini. Mereka juga merupakan salah satu yang terbaik di Eropa sejauh ini. Tentu merasa bahagia mampu mengalahkan mereka. Kami akan terus berusaha untuk menampilkan yang terbaik. Karena kami juga adalah tim besar dan akan menjadi tim terbaik di dunia nanti,” ungkap pemain berkebangsaan Argentina.