Allegri: Kami Banyak Melakukan Kesalahan

Serie A pekan ke 20 yang akan ditutup dengan laga antara Milan melawan Torino pada Selasa dinihari nanti, sedikit memberikan kejutan. Pasalnya, sang juara bertahan lima kali berturut-turut, Juventus harus takluk saat bertandang ke Stadio Artemio Franchi, Firenze markas Fiorentina dengan skor tipis 2-1. Sang manajer Bianconeri, Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa timnya melakukan banyak kesalahan. Dirinya pun merasa kecewa akan hasil tersebut.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri kecewa atas kekalahan timnya atas Fiorentina

“Kami melakukan pekerjaan tak seperti biasanya. Kami bermain kurang baik di babak pertama. Namun di paruh kedua, kami mampu memperbaiki performa walaupun pada akhirnya kami harus menelan kekalahan. Ini terasa pahit untuk kami semua, lantaran kami melakukan banyak kesalahan sepanjang pertandingan dan harus di bayar mahal,”

Namun, meskipun si Nyonya Tua menelan kekalahan, posisinya masih tak tergoyahkan sebagai pemuncak klasemen dengan raihan 45 poin. Tapi, kini selisih dengan AS Roma yang pada Minggu dinihari lalu mampu membawa pulang poin penuh kala bertandang ke Dacia Arena, markas Udinese menjadi satu poin saja.

Selisih angka tersebut masih dapat bertambah, lantaran Juve masih mengantongi satu pertandingan melawan Crotone pada matchday 18 lalu yang harus tertunda kala pasukan Putih Hitam melakoni partai final Super Coppa Italiana melawan AC Milan di Doha, Qatar yang pada akhirnya Rossoneri mampu keluar sebagai juara melalui babak adu penalti. Adapun rencana laga tunda tersebut akan dihelat pada tanggal 19 Februari 2017 mendatang di Stadio Ezio Scida.

“Kini, AS Roma dan Napoli tepat berada di belakang kami. Mereka terus bekerja keras untuk meraih kemenangan demi menempel posisi kami di puncak klasemen. Sehingga, pertarungan gelar juara akan berlangsung hingga akhir musim. Namun yang pasti, kami telah belajar dari kekalahan ini,”

“Kami akan terus melakukan perbaikan demi mampu kembali ke jalur kemenangan. Tak cukup untuk kami bermain dengan kekuatan penuh 100 persen. Lantaran, lawan-lawan kami akan memberikan kekuatan lebih demi mengalahkan kami. Jadi, kami akan berikan kekuatan lebih dari biasanya untuk meraih kemenangan di setiap pekannya,” ungkap manajer asal Italia.

Paulo Sousa Senang Akan Kemenangan Atas Juventus

Sementara itu, manajer Fiorentino Paulo Sousa mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang akan hasil kemenangan melawan tim juara bertahan Juventus dan memberikan hadiah manis bagi para fans yang hadir memenuhi stadion. Hasil positif tersebut sekaligus memutus tren negatif yang tak pernah menang kala berhadapan dengan Juve sejak musim 2013 lalu.

Paulo Sousa

Paulo Sousa bahagia akan hasil maksimal kala berhadapan dengan Juventus

“Senang rasanya mampu mengalahkan mereka (Juventus) yang merupakan juara bertahan dan tim favorit untuk kembali meraih gelar juara di musim ini. Penampilan tim yang sangat bergairah menjadi kunci kemenangan kami. Apabila kami terus mampu bermain seperti ini, bukan tak mungkin kami tak terkalahkan,”

“Tentu kami akan berusaha untuk mempertahankan performa apik ini disetiap minggunya demi meraih hasil maksimal. Dengan demikian, akhir musim akan berbeda,” tutup Sousa.

Gonzalo Rodriguez Bahagia Kalahkan Tim Besar

Senada dengan Sousa, kapten tim Fiorentina Gonzalo Rodriguez juga merasa bahagia bahwa timnya mampu mengalahkan tim besar sekelas Juventus yang saat ini merupakan salah satu tim terbaik di Eropa.

Gonzalo Rodriguez

Gonzalo Rodriguez senang mampu kalahkan Juventus

“Mereka (Juventus) adalah tim besar untuk saat ini. Mereka juga merupakan salah satu yang terbaik di Eropa sejauh ini. Tentu merasa bahagia mampu mengalahkan mereka. Kami akan terus berusaha untuk menampilkan yang terbaik. Karena kami juga adalah tim besar dan akan menjadi tim terbaik di dunia nanti,” ungkap pemain berkebangsaan Argentina.

Allegri: Scudetto, Baru Liga Champions

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menyatakan bahwa target timnya untuk musim 2016/2017 adalah terlebih dahulu mempertahankan gelar juara Scudetto untuk keenam kalinya secara beruntun. Setelah mampu mempertahankan trofi Serie A, barulah Ia fokus untuk meraih gelar Liga Champions.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri nyatakan bahwa Scudetto menjadi target utama, setelah itu Liga Champions

“Tentu hal pertama yang penting untuk kami adalah mempertahankan Scudetto. Ini akan menjadi tantangan berat bagi kami, lantaran akan menjadi trofi keenam kalinya beruntun. Terlebih lagi, AS Roma dan Napoli serta tim-tim lainnya terus bekerja keras untuk mengeser kami di posisi puncak.”

“Walau demikian, kami tentu akan fokus di setiap laga, demi meraih kemenangan dan semakin memperlebar jarak dengan mereka (para pesaing) di tangga klasemen. Hingga akhirnya, kami mampu mengangkat kembali Scudetto di akhir musim. Itu adalah prioritas kami di musim ini.”

“Tetapi, kami juga ingin berjuang di turnamen Liga Champions yang pada musim lalu kami berhasil mencapai partai final, namun harus menelan kekalahan. Kami tetap semangat meraih gelar juara UCL di musim ini. Lantaran, UCL menjadi turnamen yang sangat spesial setiap tahunnya bagi kami. Satu kesalahan di kancah tersebut, akan mampu merubah segalanya,” ungkap Allegri.

Hingga pekan ke 19 Serie A, I Bianconeri masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 45 poin. Terpaut empat angka dari pesaing terdekatnya, AS Roma di urutan kedua. Namun, selisih angka tersebut masih dapat bertambah, lantaran Juve masih mengantongi satu pertandingan yang belum dilakoni kala melawan Crotone. Akhir pekan nanti, si Nyonya Tua akan bertandang ke Stadio Artemio Franchi, markas Fiorentina untuk melakoni pekan ke 20 Serie A.

Juventus Berencana Datangkan Mattia De Sciglio

Sejumlah media mengabarkan bahwa Juventus berencana untuk mendatangkan Mattia De Sciglio yang saat ini masih berstatus sebagai pemain AC Milan. Bahkan, pihak Bianconeri sudah menemui agen sang pemain untuk membicarakan kemungkinan transfer pada bursa musim dingin ini.

Mattia De Sciglio

Juventus datangi agen Mattia De Sciglio

Direktur Beppe Marotta tertangkap kamera datang ke markas Milan. Ia memulai pembicaraan terkait transfer Mattia De Sciglio yang kontraknya bersama Rossoneri akan berakhir di tahun depan.

Bek berkebangsaan Italia tersebut sejauh ini belum mendapatkan kontrak baru dari kubu Milan. Sehingga kemungkinan untuk hengkang di bulan Januari terbuka lebar. Terlebih, Ia akan kembali bereuni bersama Massimiliano Allegri yang kala itu mempromosikan dirinya dari akademi Milan.

De Sciglio di plot sebagai aset berharga bagi kubu Rossoneri di lini pertahanan. Lantaran, bek yang baru berusia 24 tahun tersebut mampu bermain di segala posisi, baik sebagai bek sentral, maupun di posisikan di sebelah kanan ataupun kiri dalam formasi baik menggunakan empat hingga lima pemain bertahan.

Sejauh ini, De Sciglio telah melakoni laga sebanyak 30 pertandingan bersama tim Nasional senior Italia. Walupun dirinya sempat mengalami masalah cedera.

Mattia Caldara Resmi Milik Juventus

Sementara perburuan De Sciglio dari kubu Milan terus diupayakan, namun secara resmi pihak Juventus telah mengumumkan bahwa proses transfer pemain Mattia Caldara dari Atalanta sudah selesai dengan biaya secara total tak mencapai angka €21 juta.

Mattia Caldara

Juventus secara resmi mengumumkan Mattia Caldara telah bergabung bersama tim

Adapun proses pembayarannya yakni pihak Bianconeri akan membayar uang sebanyak €15 juta dalam empat kali tahapan dan akan memberikan tambahan bonus sebesar €6 juta, tergantung pada kondisi sang pemain ketika bermain bersama Juve.

Hanya saja, pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut langsung dikembalikan ke pihak Atalanta sebagai pemain pinjaman selama 18 bulan, sebelum nantinya akan menjadi pemain permanen Juventus pada bursa musim panas tahun 2018 mendatang. Caldara sepakat menerima tawaran kontrak dari Juve hingga musim 2021.